Home > Review, Transportation > Bajaj Pulsar 180 UG4

Bajaj Pulsar 180 UG4

Sebelumnya pakai Pusar P180 UG4, saya pakai Shogun 125 milik ayah saya.. Berhubung beliau ingin ngantor dengan mengendarai motor, alhasil saya harus mengalah dan mencari alternatif kendaraan transportasi lain.

Di dalam hati saya, ada keinginan untuk membeli sebuah motor sport (berkopling) namun dengan harga yang relatif terjangkau. Sempat melirik H*nd* T*g*r revo, namun saya merasa harganya tidaklah terjangkau, Y*m*h* V-*x**n merupakan pilihan yang cukup bagus, namun saya tidak sreg dengan penampilannya, Sc*rp** memiliki tenaga yang besar namun saya rasa cukup mahal dan cukup boros bahan bakar, TVS *p*ch* merupakan juga salah satu pilihan yang baik. Setelah browsing-browsing di internet dan baca-baca postingan di forum, akhirnya pada pertengahan bulan puasa tahun 2009 saya memutuskan untuk memilih Bajaj Pulsar.

Ada 2 varian dari Bajaj Pulsar, P180 dan P200. Selain perbedaan kapasitas mesin, di antara keduanya juga memiliki perbedaan teknologi yang jelas pada “oil cooled system” dan juga knalpot. Selisih harganya sekitar 3 jutaan.

Ketika pergi ke dealer Bajaj yang berada di Jl. Dewi Sartika (BAS/Bajaj Andalan Sakti), CSnya mengatakan kalau Bajaj akan mengeluarkan varian baru dari P180 tanpa diikuti dengan kenaikan harga (isn’t it amazing!). CSnya menjelaskan bahwa nantinya akan ada perubahan dan penambahan yang cukup signifikan antara P180 yang saat ini ada dengan P180 yang akan segera dipasarkan (UG4). Akhirnya saya memberanikan diri untuk indent P180 versi baru tersebut dengan estimasi sekitar satu minggu.

Satu minggu berlalu, akhirnya P180 UG4 diantar ke kediaman saya di Pasar Minggu. Sedikit terkesima dengan beberapa perubahan yang ada pada P180 varian baru ini, antara lain pada stang jepitnya, chasing body, shock depan, split seat, hilangnya kick starter, dan ban tubelessnya.

berikut ini spesifikasi dan performa dari P180 UG4:

Pertama kali coba P180 UG4 kesannya terasa mantap dan nyaman..
maklum dengan tinggi sekitar 180cm dan berat 70kg, saya biasa mengendarai motor bebek. Jadi butuh penyesuaian ekstra.. :)

Setelah beberapa lama menggunakan motor ini, saya berpendapat bahwa ada beberapa kelebihan dan kelemahan dari Bajaj Pulsar (secara umum), P180 UG4 (secara khusus)

kelebihan (+)
– cukup irit (dalam kota Jakarta bisa sekitar 1 liter per 40km)
– teknologi Twin Spark memberikan tenaga yang besar
– digital speedometer + led
– ban tubeless
– suara tidak bising
– nyaman dipakai untuk touring
– terasa lega dengan split seat

kekurangan (-)
– radius putar yang kecil agak merepotkan ketika melakukan “U turn”
– 145kg akan cukup menyulitkan di tempat parkir
– tidak ada kick starter
– kecepatan agak lambat turun ketika mencapai RPM atas

sekian dulu sharing pengalaman dan sedikit review dari saya, semoga bermanfaat..

About these ads
Categories: Review, Transportation
  1. adi
    4 March 2010 at 17:37

    wah pasti mantaf nih P180 UG4,gw rencananya juga mau ambil tu mongtor,tapi nunggu kalo udah adg dananya. Brapa bro top speednya?

    • Faridl Hasan
      4 March 2010 at 19:26

      itu di kolom performancenya diatas ditulis kalau top speednya sampai 111,2kpj

      kalau saya pakainya nyantai2 aja sih, motor masih standar n jarang ngetest top speed..
      Tapi pernah coba2 n tembus sampai 105kpj..
      nggak saya terusin karena keburu udah sampai di perempatan lampu merah.. ^__^

  2. adi
    5 March 2010 at 12:16

    bro temen gw pernah sampe 135 km/j lebih lho,katanya si pas inreyen gasnya langsung dibejek gitu,kata orang si ga papa

    • Faridl Hasan
      5 March 2010 at 16:07

      wah.. mantap.. sampai 135kpj..

      saya tipikal rider santai sih bro, jadi jarang ngetest top speed.. :)

  3. adi
    5 March 2010 at 17:51

    iya padahal cdinya masi standar bro,awalnya gw gak percaya msak P 180 bisa ngalahin P 200,tapi pas gw coba bner kuenceng banget sampe 137 km/j,padahal speedo meter bajaj sudah terbukti paling akurat,pasti klo dimotor jepang 160an lebih,katanya si dia lagi nyari cdi brt biar lebih ngacir…

  4. wahyu
    15 March 2010 at 10:46

    mantabbb..
    gw pke 180 lm. slm ni ad ksulitan ga tnpa kick starter?

    • Faridl Hasan
      15 March 2010 at 15:33

      sejak awal beli sampai sampai saat ini belum ada kesulitan tanpa kick starter, bro..
      electric starter aja udah cukup mumpuni kok.. :)

  5. ndikan
    22 November 2010 at 22:38

    Apakah 180-UG4 mempunyai indikator oli, aki seperti yg 200

    • Faridl Hasan
      22 November 2010 at 23:21

      ada indikatornya mas..
      tapi nggak ada teknologi “oil cooled”/pendingin oli seperti yang ada di p200

  6. ndikan
    29 November 2010 at 20:55

    indikator apa aja mas, kalo 200 kan misalnya saringan udara kotor terus ada indikatornya di speedo, kalo UG4 ada gak ya???

  7. ss
    30 November 2010 at 10:37

    bro,gw baca byk bgt keluhan sama bajaj yg buat gw ragu beli ni motor , nah gw mau nanya ni apa ada masalah semenjak pembelian bro , udh servis 1 ,2 ga. tolong di blz ya bro. tks

    • Faridl Hasan
      27 September 2011 at 15:59

      Hampir 2 tahun pakai UG4, pemakaian normal-normal aja bro.. motor ini memang istimewa :)

  8. rezza
    12 December 2010 at 08:52

    nah kebetulan ane jg tertarik ama pulsar 180 UG4 tapi kata babe ane pulsar 180 UG4 it olinya ngerembes ya? nah dr situ babe ane nyuruh ga usah beli pulsar??
    untuk spare part bgaimana mas? mohon sharingnya mas….

  9. pibo
    4 March 2011 at 17:20

    emng bro alo bwat parkir mang sush

    • Faridl Hasan
      27 September 2011 at 16:01

      tapi lama-kelamaan juga jadi biasa bro :)

  10. EKO.M.R
    27 September 2011 at 09:50

    klo P 180 UG4 itu tergantung sm si mekaniknya bro bener g dia msang baut olinya?
    trus gue juga pernah sampai kecepatan 145 km/j wktu tu aq pulang k lumajang&wktu tu keada”n sepi jdi aq geber P180 UG4.tpi g ada apa” tu&g ada msalah tu……

  11. 24 October 2011 at 12:02

    maaf nii. cm minta kepastian. tadi diatas dblg hilangnya kick starter dan ban tubeless. tp pas diliat di spasifikasinya kok masih tubeless?? jd mana yang bnr?

  12. chandra
    24 November 2011 at 15:54

    saya ada rencana beli bulan ini (november 2011) apakah yang bedakan UG4 tahun 2009 dg 2011 ini. tolong informasikan…agar saya tidak membeli produk yang sudah expired tapi baru beli november ini. Terima kasih,

    • Faridl Hasan
      24 November 2011 at 16:36

      kalau itu saya juga kurang tau, sepertinya nggak ada bedanya baik keluaran 2009 ataupun 2011. Mungkin beda sedikit pada corak mesin, coba ditanyakan ke sales atau mekaniknya.

  13. ina007
    13 January 2012 at 18:04

    Sekarang sdh berapa lama motor ini di pake, apa ada kendala ato masalah saat ini?
    Saya juga minat sekali ngambil PIBO UGIV ini, tapi masih ragu karna ga adanya kick starter, karna masalahnya saya kerja jauh dan sekitar 2 bulan baru pulang, kalo motor selama itu tidak di pakai bagus di lepas kabel aki atau di panasin tiap hari? mohon sarannya? Terima kasih.

    • Faridl Hasan
      15 January 2012 at 13:49

      udah lebih dari 2 tahun bro, dan selama ini normal2 aja pakainya..
      electrik starter memang agak mengkhawatirkan pada awalnya, tapi lama-lama akan terbiasa..
      kalau nggak dipakai jalan, motornya dipanasin sebentar aja tiap hari…
      sampai sekarang saya belum pernah ganti aki, cuma sebulan yg lalu perawatan ganti air aki-nya

  14. polenk
    17 June 2012 at 18:24

    mantabssss….
    gw mkin yakin dah m n PIBO UGIV
    bulan ni lg inden warna merah
    moga lancar jaya Pulsar!!!!
    i like it!!!

  15. 21 December 2012 at 17:31

    Wih mangstab bro, ane baru aje mesen nih bajaj 180 cc, sampe sekarang gimana kesan2nya bro? ane gugling banyak yang putus kabel kopling… apakah benar.. thx

    • Faridl Hasan
      21 December 2012 at 22:53

      kesan: pokoknya baik dan memuaskan.. :D
      mengenai banyak yg putus kabel kopling, ane kurang paham bro.
      Soalnya pulsar 180 ane gak pernah ganti kabel kopling lho, udah 3 tahun lebih :D

      • 22 December 2012 at 09:26

        wih cakep banget gan.. makin mupeng dah ane nih :D
        oh iye, mengenai kelistrikan dan waktu bawa jalan pas ujan2an ada kendala berarti gak bro??

  16. 24 January 2013 at 20:46

    Klo top speed kayaknya gak mungkin135kpj,versi GPS sich P180 UG 3 aja 118kpj,klo P180 UG 4 !25kpj(akibat peningkatan power dr 16hp menjadi 17,5hp Hasil perbandingan dyno test).Klo fuell effecient masih lebih unggul P180 UG 3 karena torsi lebih besar yakni 1L :45-65km.Klo seperti ini Apache sepertinya bisa jadi pilihan karena lebih irit,bengkel lbh banyak,bobot lebih enteng,fitur lebih lengkap,topspeed diatas bajaj(khusus RTR 180)

  17. sholeh
    25 January 2013 at 14:57

    MANTAP..ANE BNYAK DILIRIK CEWEK BRO BAWA PIBO UG4

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: